Borang Program
Studi S-1 pada standar 5 yang tidak kalah menariknya untuk dibahas yaitu pada
salah satu butir pertanyaan 5.1.4. Pada
pertanyaan standar 5.1.4 pada borang Program studi/PS S-1 yaitu Tuliskan substansi
praktikum/praktik yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari mata kuliah tertentu, dengan
mengikuti format di bawah ini : Pertanyaan tersebut mewajibkan untuk mengisi
praktikum/praktik. Maka perlu kita lihat panduan pengisian pada buku IV panduan
pengisian borang Akreditasi
Program Studi Sarjana.
Wednesday, November 7, 2018
Sunday, November 4, 2018
Pengisian Standar 3”Mahasiswa dan Lulusan “ Borang Prodi
Selaku Dosen, pasti sudah biasa dengan akreditasi dan pengisian Borang Prodi. Salah satu standar dalam borang tersebut yaitu standar 3 mencakup semua tentang mahasiswa dan lulusan. Pengisian ini membutuhkan data dari PMB dan Forlap-ristekdikti/ PDPT. Data daya tamping sampai prosentase lulusan dan IPK nya. Data tersebut untuk mengisi dat 3.1.1 dan 3.1.4. Berikut cara pengisian borang pada standar 3.
Friday, October 12, 2018
Apa itu PIRT? Dan Bagaimana Persyaratan Perijinannya?
PIRT adalah singkatan dari Produk Industri Rumah
Tangga. PIRT merupakan izin produksi pangan yang dihasilkan skala industri
rumah tangga yang di tetapkan oleh BPOM (Badan pengawasan Obat dan Makanan) merupakan
sebuah keharusan jika Anda memiliki usaha makanan skala kecil. Tapi, tidak
semua produk makanan dari sektor skala kecil bisa mendapatkan izin PIRT.
Tuesday, October 9, 2018
Perencanaan SDM
Perencanaan sumber daya manusia adalah proses analisis dan identifikasi yang dilakukan organisasi terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia, sehingga organisasi tersebut dapat menentukan langkah yang harus diambil guna mencapai tujuannya.
Thomas H. Stone, perencanaan sumber daya manusia adalah proses meramalkan kebutuhan akan sumber daya manusia dari suatu organisasi untuk waktu yang akan datang agar langkah-langkah dapat diambil untuk menjamin bahwa kebutuhan ini dapat dipenuhi.
Monday, September 24, 2018
Resume: The Fundamentals of Managerial Economics (Dasar-Dasar Ekonomi Manajerial)Bagian I
Ekonomi manajerial
sangat berharga bagi beragam kelompok pengambil keputusan, karena ekonomi
manajerial adalah studi mengenai bagaimana mengarahkan sumberdaya yang
langka dengan cara yang paling efisien untuk mencapai sasaran manajerial.
Dimana,
Manajer adalah orang yang
mengarahkan sumberdaya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Definisi ini
termasuk semua individu yang (1) mengarahan usaha orang lain, termasuk mereka
yang mendelegasikan tugas dalam sebuah organisasi seperti perusahaan, keluarga,
atau klub, (2) membeli masukan untuk digunakan dalam produksi barang dan jasa
untuk keluaran perusahaan, makanan untuk yang membutuhkan, atau rumah singgah
untuk tunawisma, atau (3) bertanggung jawab mengambil keputusan lain, seperti
harga atau kualitas produk. Sedangkan Ekonomi(Economics) adalah ilmu pengambilan
keputusan dengan adanya keterbatasan sumber daya. Sumber daya, sederhananya,
merupakan apa pun yang digunakan untuk menghasilkaan barang atau jasa, atau
lebih umumnya, untuk mencapai suatu tujuan. Keputusan adalah penting karena
kelangkaan berarti bahwa dengan membuat satu pilihan, anda merelakan pilihan
yang lain.
Kunci
untuk mengambil keputusan yang tepat
adalah dengan mengetahui informasi apa yang dibutuhkan untuk membayar sebuah keputusan
yang diinformasikan dan kemudian untuk mengumpulkan dan memproses data. Misal,
Jika anda bekerja untuk perusahaan besar, departemen hukum anda dapat
memberikan data mengenai dampak hukum dari alternative keputusan; departemen
akuntansi anda dapat memberikan nasihat pajak dan data biaya dasar; departemen
pemasaran anda dapat memberikan anda data karakteristik pasar untuk produk
anda; dan analisis keuangan perusahaan anda dapat memberikan ringkasan data
untuk alternative metode perolehan modal keuangan.
Fungsi
manajerial penting dengan menggunakan enam prinsip yang terangkum dalam manajemen
yang efektif. Berikut enam garis besar prinsip-prinsip dasar yang mencakup
manajemen yang efektif, secara umum, seorang manajer yang efektif harus (1)
mengidentifikasi sasaran dan batasan; (2)mengenali sifat dasar dan pentingnya
laba; (3) memahami insentif; (4)memahami pasar; (5) mengenali nilai waktu uang;
dan (6) Menggunakan analysis marginal.
Mengidentifikasi
sasaran dan batasan
Langkah
pertama dalam mengambil keputusan yang tepat adalah memiliki sasaran yang
terdefinisi dengan baik karena pencapaian sasaran yang berbeda diikuti oleh
pengambilan keputusan yang berbeda. Jika tujuan dari bank makanan adalah
mendistribusikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan di area pedesaan,
keputusan dan jaringan distribusi optimalnya akkan berbeda dari yang akan
digunakan untuk mendistribusikan makanan bagi yang membutuhkan makanan di
perkotaan. Dimana, dalam kedua kasus pengambil keputusan mengadapi batasan yang
mempengaruhi kemampuan bank makanan untuk mendistribusikan makanan bagi yang
membutuhkan. Batasan merupakan perwujudan dari kelangkaan.
Batasan
mempersulit para manajer untuk mencapai sasaran seperti memaksimalkan laba atau
meningkatkan pangsa pasar. Batasan ini termasuk hal seperti ketersediaan teknologi
dan harga dari masukan yang digunakan dalam produksi. Tujuan untuk
memaksimalkan menuntut manajer untuk menentukan harga optimum yang dibebankan
untuk sebuah produk, seberapa banyak yang diproduksi, teknologi apa yang akan
digunakan, seberapa banyak masukan yang digunakan, bagaimana beeaksi atas
keputusan yang dibuat pesaing, dan seterusnya.
Mengenali
sifat dasar dan pentingnya laba
Tujuan
keseluruhan dari kebanyakan perusahaan adalah untuk memaksimalakna laba atau
nilai perusahaan, dan isi selanjutnya dari buku ini akan memberikan detail
strategi-strategi yang dapat digunkan manajer untuk mencapai tujuan tersebut. Dimana,
jika kita mendengar kata laba, kebanyakan orang berpikir mengenai labar
akuntansi. Laba akuntansi merupakan julah total dari uang yang diambil dari
penjualan(total penerimaan, atau harga dikali kuantitas yang dijual) dikurangi
biaya produksi barang atau jasa. Laba akuntansi merupakan apa yang muncul pada
laporan laba rugi perusahaan dan umumnya dilaporkan kepada manajer oleh
departemen akuntansi.
Cara
yang lebih umum untuk mendefiniskan laba adalah dari istilah yang para ekonom
sebut sebagai laba ekonomi. Laba ekonomi
(economic profit) merupakan perbedaan
antara total penerimaan dan total biaya peluang menghasilkan barang dan jasa
perusahaan. Biaya peluang (opportunity cost) dari
penggunaan sumber daya meliputi biaya eksplisit (akuntansi) dari sumber daya itu
dan biaya implisit merelakan alternative terbaik penggunaan sumber daya. Biaya
peluang menghasilkan barang atau jasa umumnya lebih tinggi daripada biaya
akuntansi karena menyertakan baik nilai dolar biaya(eksplisit, atau biaya
akuntansi) dan biaya implisit apapun.
Referensi:
Baye,
Michael R.,2010. Managerial Economics and
Business Strategy, McGraw-Hill International Edition 7th ed.
Wednesday, July 25, 2018
Jabatan Fungsional Dosen
Berdasarkan
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor
17 Tahun 2013 Tentang Jabatan Fungsional Dosen Dan Angka Kreditnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi
Birokrasi, Jabatan fungsional Dosen yang selanjutnya disebut jabatan Akademik
Dosen adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak
seseorang Dosen dalam suatu satuan pendidikan tinggi yang dalam pelaksanaannya
didasarkan pada keahlian tertentu serta bersifat mandiri.
Tuesday, July 24, 2018
LISENSI MENURUT PERATURAN DAN UNDANG-UNDANG(Bag 1)
Peraturan
Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016
Tentang Syarat Dan Tata Cara Permohonan Pencatatan Perjanjian Lisensi Kekayaan
Intelektual. Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak atau pemilik hak kepada pihak lain melalui suatu perjanjian berdasarkan pada pemberian hak untuk menggunakan hak eksklusifnya untuk jangka waktu dan syarat tertentu.
Thursday, May 10, 2018
Soal- Soal TKDA SERDOS Part I
Untuk lebih cepat mengerjakan maka sebaiknya perbanyaklah membaca dan mengerjakan contoh soal-soal dengan variasi atau jenis test soal yang ada di TKDA. Test kemampuan dasar akademik atau TKDA dengan jenis test yang dilakukan yaitu analogy, logical reasoning, analytical reasoning, arithmetic, number series, word problem, figure analysis and synthesis, dan spatial reasoning. Waktu ujian menggunakan computer/ computer based sehingga semakin banyak kita berlatih semakin cepat kita mengerjakan soalnya. Terlebih untuk soal yang figural soal dan jawabannya scroll kebawah jadi harus cepat dan mampu mengingatnya.
Wednesday, May 9, 2018
Q & A: Bagaimana Cara mengatasi effect atau dampak buruk dari peminjaman dana?
Hutang merupakan sebuah keputusan yang mempengaruhi seluruh kondisi keuangan. Dengan memutuskan untuk mengajukan pinjaman, maka secara otomatis muncul pengeluaran atau kewajiban baru yakni cicilan hutang.
Sayangnya banyak yang mengajukan pinjaman tanpa pertimbangan yang matang, melainkan karena situasi yang mendesak. Akibatnya debitur tidak mempertimbangkan kemampuan finansialnya yang berujung pada gagal bayar. Gagal bayar dapat mengakibatkan dampak negatif bagi debitur, baik dari segi finansial maupun emosional. Debitur bisa saja menjadi stres, depresi, bahkan putus asa.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Q&A: Wawancara Kerja
Linknya: https://www.canva.com/design/DAEPOVQunkE/k4pqjYVS5HiLbzxXPB4XLA/view?utm_content=DAEPOVQunkE&utm_campaign=designshare&utm_...
-
Berikut contoh-contoh soal yang ada pada EAP, Soal-soal ini berdasarkan buku EAP terbitan UNS Press 2011. Activity 3: Grammar Practic...
-
Untuk lebih cepat mengerjakan maka sebaiknya perbanyaklah membaca dan mengerjakan contoh soal-soal dengan variasi atau jenis test soal ...
-
Test kemampuan dasar akademik atau TKDA dengan jenis test yang dilakukan yaitu analogy, logical reasoning, analytical r...







