Monday, September 24, 2018

Resume: The Fundamentals of Managerial Economics (Dasar-Dasar Ekonomi Manajerial)Bagian I


Ekonomi manajerial sangat berharga bagi beragam kelompok pengambil keputusan, karena ekonomi manajerial adalah studi mengenai bagaimana mengarahkan sumberdaya yang langka dengan cara yang paling efisien untuk mencapai sasaran manajerial.
Dimana, Manajer adalah orang yang mengarahkan sumberdaya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Definisi ini termasuk semua individu yang (1) mengarahan usaha orang lain, termasuk mereka yang mendelegasikan tugas dalam sebuah organisasi seperti perusahaan, keluarga, atau klub, (2) membeli masukan untuk digunakan dalam produksi barang dan jasa untuk keluaran perusahaan, makanan untuk yang membutuhkan, atau rumah singgah untuk tunawisma, atau (3) bertanggung jawab mengambil keputusan lain, seperti harga atau kualitas produk. Sedangkan Ekonomi(Economics) adalah ilmu pengambilan keputusan dengan adanya keterbatasan sumber daya. Sumber daya, sederhananya, merupakan apa pun yang digunakan untuk menghasilkaan barang atau jasa, atau lebih umumnya, untuk mencapai suatu tujuan. Keputusan adalah penting karena kelangkaan berarti bahwa dengan membuat satu pilihan, anda merelakan pilihan yang lain.
Kunci untuk mengambil keputusan yang tepat adalah dengan mengetahui informasi apa yang dibutuhkan untuk membayar sebuah keputusan yang diinformasikan dan kemudian untuk mengumpulkan dan memproses data. Misal, Jika anda bekerja untuk perusahaan besar, departemen hukum anda dapat memberikan data mengenai dampak hukum dari alternative keputusan; departemen akuntansi anda dapat memberikan nasihat pajak dan data biaya dasar; departemen pemasaran anda dapat memberikan anda data karakteristik pasar untuk produk anda; dan analisis keuangan perusahaan anda dapat memberikan ringkasan data untuk alternative metode perolehan modal keuangan.
Fungsi manajerial penting dengan menggunakan enam prinsip yang terangkum dalam manajemen yang efektif. Berikut enam garis besar prinsip-prinsip dasar yang mencakup manajemen yang efektif, secara umum, seorang manajer yang efektif harus (1) mengidentifikasi sasaran dan batasan; (2)mengenali sifat dasar dan pentingnya laba; (3) memahami insentif; (4)memahami pasar; (5) mengenali nilai waktu uang; dan (6) Menggunakan analysis marginal.
Mengidentifikasi sasaran dan batasan
Langkah pertama dalam mengambil keputusan yang tepat adalah memiliki sasaran yang terdefinisi dengan baik karena pencapaian sasaran yang berbeda diikuti oleh pengambilan keputusan yang berbeda. Jika tujuan dari bank makanan adalah mendistribusikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan di area pedesaan, keputusan dan jaringan distribusi optimalnya akkan berbeda dari yang akan digunakan untuk mendistribusikan makanan bagi yang membutuhkan makanan di perkotaan. Dimana, dalam kedua kasus pengambil keputusan mengadapi batasan yang mempengaruhi kemampuan bank makanan untuk mendistribusikan makanan bagi yang membutuhkan. Batasan merupakan perwujudan dari kelangkaan.
Batasan mempersulit para manajer untuk mencapai sasaran seperti memaksimalkan laba atau meningkatkan pangsa pasar. Batasan ini termasuk hal seperti ketersediaan teknologi dan harga dari masukan yang digunakan dalam produksi. Tujuan untuk memaksimalkan menuntut manajer untuk menentukan harga optimum yang dibebankan untuk sebuah produk, seberapa banyak yang diproduksi, teknologi apa yang akan digunakan, seberapa banyak masukan yang digunakan, bagaimana beeaksi atas keputusan yang dibuat pesaing, dan seterusnya.
Mengenali sifat dasar dan pentingnya laba
Tujuan keseluruhan dari kebanyakan perusahaan adalah untuk memaksimalakna laba atau nilai perusahaan, dan isi selanjutnya dari buku ini akan memberikan detail strategi-strategi yang dapat digunkan manajer untuk mencapai tujuan tersebut. Dimana, jika kita mendengar kata laba, kebanyakan orang berpikir mengenai labar akuntansi. Laba akuntansi merupakan julah total dari uang yang diambil dari penjualan(total penerimaan, atau harga dikali kuantitas yang dijual) dikurangi biaya produksi barang atau jasa. Laba akuntansi merupakan apa yang muncul pada laporan laba rugi perusahaan dan umumnya dilaporkan kepada manajer oleh departemen akuntansi.
Cara yang lebih umum untuk mendefiniskan laba adalah dari istilah yang para ekonom sebut sebagai laba ekonomi. Laba ekonomi (economic profit) merupakan perbedaan antara total penerimaan dan total biaya peluang menghasilkan barang dan jasa perusahaan. Biaya peluang (opportunity cost) dari penggunaan sumber daya meliputi biaya eksplisit (akuntansi) dari sumber daya itu dan biaya implisit merelakan alternative terbaik penggunaan sumber daya. Biaya peluang menghasilkan barang atau jasa umumnya lebih tinggi daripada biaya akuntansi karena menyertakan baik nilai dolar biaya(eksplisit, atau biaya akuntansi) dan biaya implisit apapun.


Referensi:
Baye, Michael R.,2010. Managerial Economics and Business Strategy, McGraw-Hill International Edition 7th ed.

Q&A: Wawancara Kerja

Linknya:  https://www.canva.com/design/DAEPOVQunkE/k4pqjYVS5HiLbzxXPB4XLA/view?utm_content=DAEPOVQunkE&utm_campaign=designshare&utm_...