Thursday, October 5, 2017
Saturday, August 19, 2017
Salah kaprah menghadapi Test TOEP(LOLOS SERDOS)
Sebagai DYS atau peserta sertifikasi Dosen pastinya kita tidak mau gagal. Sebelum mendaftar wajib kunjungi Plti.co.id
Tahun 2017 ini masih menggunakan panduan tahun 2016, oleh karena itu sebagai DYS wajib baca panduan-panduanya.
Kegagalan dalam kelulusan sertifikasi ini di tentukan salah satunya dari TOEP, kecuali bagi yang Jabatan fungsional Lektor dan sudah menempuh dan memiliki sertifikat Pekerti/ applied approach(AA) tidak perlu mengikuti TKDA/ TOEP ini. Untuk meminimalisir kegagalan dalam menempuh Test TOEP, Hal utama yang mungkin kita lakukan yaitu beberapa salah kaprah, sebagai berikut:
1. Tidak tau apa itu Test TOEP
Kita sebagai DYS, hanya asal ikut test, atau hanya berpikiran bahwa ini test bahasa inggris, atau mirip test TOEFL , EAP, ITP ....dll
Kita pasti salah besar bahkan gagal mendapatkan nilai maksimal atau sekurang-kurangnya nilai aman untuk lolos serdos. Untuk yang DYS sudah terbiasa hasil TOEFL nilainya 500 lebih dan nilai tersebut di dapat dari listening dan reading. Sudah pasti anda akan aman, nyaman dan tenang. Kenapa bisa?
Karena TOEP itu Test of English Proficiency yaitu tes kemahiran berbahasa Inggris, yang diselenggarakan dengan sistem online. Tes ini mengukur tingkat kemampuan berbahasa Inggris, utamanya kemampuan memahami isi teks lisan dan tertulis, baik yang tersirat maupun yang tersurat.
2. Tidak mempersiapkan bahwa test ini online
Untuk dapat mengikuti tes online ini, peserta harus memiliki keterampilan komunikasi maya, yang terdiri atas: (1) keterampilan dasar mengoperasikan komputer; (2) keterampilan mengakses informasi sesuai dengan prosedur teknis jaringan; dan (3) keterampilan memberikan jawaban terhadap pertanyaan dengan teknik jaringan sesuai dengan perintah. Terkait dengan hal ini, agar mengenali cara kerja tes online ini, para peserta diwajibkan mengikuti paket Tutorial dan mengerjakan Dummy Test (contoh soal) sebelum mengerjakan paket soal.
Kenapa wajib mengikuti tutorial dan dummy test? Karena akan menjadikan anda petunjuk yang jelas dalam mengerjakan keseluruan soal yang disajikan.
3. Tidak mengetahui Bentuk Soal
Paket soal TOEP terdiri atas dua bagian: Listening (50 butir soal) dan Reading (50 butir soal). Bagian tes Listening berlangsung selama 45-50 menit dan Reading selama 60 menit. Jadi keseluruhan waktu tes berkisar 105-110 menit. Tidak ada istirahat atau jeda antara kedua bagian tes tersebut.
Jadi anda wajib mempersiapkan betul agar selama ujian tidak ke kamar mandi atau ijin. selain itu siapkan kartu ujian yang sudah anda print dari web: www.Plti.co.id
Soal-soal Listening hanya disajikan sekali (tidak diulang). Maka ketika peserta telah pindah ke nomor soal berikutnya, kita tidak dapat kembali ke soal sebelumnya. Jadi perbaikan jawaban tidak mungkin dilakukan. Sebaliknya, dalam mengerjakan soal-soal Reading, peserta dapat kembali ke soal-soal sebelumnya dalam waktu yang masih tersedia. Maka, perbaikan jawaban soal yang pernah dikerjakan dapat dilakukan jika dikehendaki.
4. Tidak mengetahui skor/ penilaian test TOEP
Skor masing-masing peserta akan muncul di layar monitor. Skor yang muncul sama dengan jumlah jawaban yang benar; jadi, tidak ada penalti (pengurangan) untuk jawaban yang salah. sebaiknya menjawab 100 soal tersebut, agar mendapatkan nilai maksimal. nilai 0-100.
Persiapan selain empat hal di atas untuk berhasil mendaptkan skor TOEP yang bagus, baca https://rusnandarirc.blogspot.co.id/2017/08/tembussertifikasi-dosenserdos.html yaitu perlu mempersiapkan selanjutnya yaitu TKDA dan deskripsi diri. Semangat Menuju Dosen Profesional.
Referensi
https://www.plti.co.id/produk-jasa/toep-teflin
#suksesTOEP
#DosenProfesional
#SertifikasiDosen
#SERDOS2017
@retno_rusnandari
Persiapan Tembus Sertifikasi Dosen"SERDOS"
Tulisan ini hanya sebuah sharing semata, sehingga saya pun menuliskannya dengan Persiapan...iya sebuah persiapan. Menurut saya segala sesuatu kalau di persiapkan dengan matang pasti berbuah manis.Persiapan apa yang harus Kita lakukan untuk menghadapai Sertifikasi Dosen tersebut lolos/ lulus/ tembuuuuss. Berikut kriteria awal agar kita tembus Sertifikasi Dosen:๐
- Kualifikasi Akademik minimal S2 yang terakreditasi
- Dosen tetap PTN/ PTS atau yayasan / DPK
- Telah memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun sebagai dosen tetap
- Memiliki Jabatan akademik sekurang-kurangnya Asisten ahli
nah sampai di 4 kriteria tersebut tidak ada yang kurang, maka kita bisa lanjut ke persiapan berikutnya agar menjadi DYS= Dosen yang disertifikasi(PESERTA).
Kita sebagai dosen sudah harus ada di Data D-1( ini bukan diploma lho guys tapi Data Dosen/ D), untuk sampai di data D-1 ini bakal calon DYS di proses Perguruan Tinggi Home base. Degan cara lengkapi data dosen. Melengkapainya di Operator Perguruan Tinggi masing-masing. Untuk berkas apa saja yang dibutuhkan:
- Scan Ijazah dan transkrip S1/S2/S3
- Scan PAK terakhir(Penetapan angka Kredit)
- Scan Jabatan Fungsional Terakhir
- Identitas Diri
- SK yayasan/ SK PNS
Semua berkas sudah di upload oleh operator PT, Maka tinggal tunggu data D-2, Hasil dari data D-2 di proses oleh ristekdikti. akan muncul data D-3. Setelah data D-3 dirilis oleh laman serdos dan kopertis masing-masing, maka PTS/PTS melakukan verifikasi untuk di usulkan atau tidak, dengan surat pengantar dari Pimpinan PT, untuk PTS dikirimkan ke Kopertis untuk di verifikasi untuk mendapatkan akun. nah pada tahap D-3 ini ada 2 hal yang harus dipersiapkan lebih yaitu: TKDA dan TOEP baca dihttps://rusnandarirc.blogspot.co.id/2017/08/test-toeplolos.html, Kunjungi laman plti.co.id yang rajin kalau sudah masuk D-3 untuk mengantisipasi ketertinggalan test dan masih bisa milih lokasi ujian atau penyelenggara ujiannya tersebut mana saja.
Data D4 Akan di umumkan melalui website serdos dan kopertis wilayah masing-masing. Data D-4 di tanggan anda. itu artinya anda akan mendapatkan akun sebagai DYS/ Peserta SERDOS, mempersiapkan ikut sosialisasi SERDOS dan akan mengisi Portofolio.
Akun serdos akan anda peroleh dari panitia sertifikasi dosen di Perguruan tinggi masing-masing. Jadi kalau anda sudah sampai tahap D-4 ini, koordinasi dengan panitia itu penting banget. Karena akan ada 10 akun untuk setiap DYS. Akun tersebut untuk peserta 1 akun, atasan peserta 1 akun, Sejawat 3 akun dan untuk mahasiswa 5 akun. Seberapa penting 9 akun itu untuk kelulusan anda??? kita bahas di lain waktu ya.....
Untuk Persiapan TEST TKDA &TOEP kita bahas selanjutnya......termasuk pengisian Portofolio Yang gampang-gampang susah atau sedikit gampang tapi kok susah juga...tenang selama kita sebagai dosen yang melaksanakan TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI maka...semuanya akan dimudahkan...aamiin.
๐Sukses menjadi Dosen Profesional๐
Sunday, August 13, 2017
24 Hours menentukan???
Kita memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam setiap harinya. Tapi waktu atau massa itu ternyta kita gunakan berbeda-beda dan dengan pencapaian hidup yang berbeda-beda. sudah sangat jelas dalam surat Al-ashr (masa/ waktu). Dalam ayat tersebut menjelaskan Semua manusia berada dalam keadaan merugi apabila dia tidak mengisi waktunya dengan perbuatan-perbuatan baik. Menjadi orang yang merugi kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Ayat tersebut ketika kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akan sangat jelas tergambarkan bahwa siapa yang sanggup memanfatkan waktunya.
Waktu yang berlalu
Pernah merasakan ketika di kantor atau di rumah tiba-tiba waktu sudah sore, padahal pekerjaan masih belum kelar?
Pernah merasakan kenapa hari ini tidak melakukan hal-hal yang penting bahkan merasa sia-sia yang dilakukan seharian? ayooo tunjuk jari... atau
Pernah merasakan semua jadwal yang direncanakan gagal total dan tidak sesuai planning kamu?
Waktu berputar lebih cepat? sering banget kan??? itu semua pernah aku alami, terkadang ada nyeselnya terkadang malah melakukan pembelaan diri"besok dirampungke/ diselesaikan" .
Padahal kalau mau jujur besok itu harusnya sudah kerjaan yang lainnya lagi. coba sekarang kita mulai kita konversikan" waktu" itu pada hitungan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun dan ternyata begitu di akumulasi ujung-ujungnya sekarang bilang apa" andaikan aku dulu mengerjakan dengan cepat dan tidak membiarkannya begitu saja, pasti pencapaianku tidak seperti sekarang ini. benarkah kita merugi???
Waktu yang kita tunda/ Menunda-nunda
Pernah mempunyai rencana kalau setiap hari harus melakukan aktivitas : membaca/ menyanyi/ menari/ hafalan/ menulis/ ngevlog/ memasak/ meresensi/ dll tapi tiba-tiba atau seringnya justru kamu berdalih ahhhh besok saja lagi...sekarang lagi sibuk ini itu?
Pernah mempunyai keinginan nabung setiap hari sekian rupiah, tapi ternyata sampai sekarang tabungan itu juga ga tambah-tambah malah mungkin berkurang?
Pernah merencanakan umur sekian harus lulus, umur sekian harus nikah, umur sekian harus punya anak lagi? umur sekian jabatan pada posisi tertentu, umur sekian harus resign, umur sekian harus sudah siap pensiun? Waah ternyata tanpa akau sadari hal-hal tersebut semuanya pernah aku alami(yang pensiun blm sih!!...hehe..hehe...). ๐
Ternyata itu juga sebab akibat dari kita menunda-nunda. contoh nih lulus kuliah kelebihan beberapa bulan dari yang sudah kamu targetkan. kalo bulannya 12 bulan itu sudah satu tahun lho sobb? atau punya temen yang pinter atau sebenarnya ga lola lola amat tapi lulusnya ga lulus-lulus. Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi, tetapi pada dasarnya karena kita pernah menundanya dan akhirnya terlena...terlena...melenakan dan terkadang keasyikan karena sudah di zona aman kamu...ahhh gpp ko. Santai kayak di pantai aja lagi...Rejeki mah Allah yang ngatur. eeeits tunggu dulu. Allah itu juga tidak akan mengubahnya kalau diri kita sendiri tidak berusaha mau merubahnya.
Waktu yang diupayakan atau usahakan
Ini hal-hal "sekarang apa yang akan anda upayakan? ketika sudah tau apa yang waktu sudah berlalu begitu saja dari diri kita ataupun apa saja yang telah kita tunda selama ini. Kuncinya adalah kita sama-sama punya 24 jam dalam sehari, kita butuh motivasi, itu teman bisa masa saya tidak bisa. itu teman diberi kekurangan sanggup melakukannya masak kita yang jauh lebih diberi kesempurnaan dari penciptaanNYA tak sanggup mewujudkannya. dll banyaklah motivasi. Usaha/ upaya/ Effort, ini penting banget di sadari. Kita sama-sama punya 24 jam dalam sehari, Padahal dikantor jam kerja nya sama, bahkan masa kerjanya sama atau bahkan lebih lama, sama-sama "workmom" tapi kok pencapaian berbeda. Karena mereka melakukan upaya yang lebih dan berbeda.... ayooo betul ga? di saat kita terlelap, mereka sudah bangun untuk membangun strategi hidupnya( dia mengetik, dia menulis, dia membaca, dia latihan, dia ingat sang Maha Penciptanya di 2/3 malam nya). Pantas kan berbeda, kita ga bisa iri ada kawan yang nulis buku/ laporan dll itu seperti dan secepat air mengalir, tapi untuk ukuran saya ya......ya harus berjuang lebih buat nulisuntuk menjadi 1 kalimat apalagi satu paragraf. Kalau ga percaya tanya saja para profesor-profesor muda dibawah 40 tahun dalam pencapaiannya itu kalau akademisi, kalau publik figure seperti artis deh misal Agnes Mo, berapa jam latihan, konsep panggung, strategi go international, menjaga performanya tetap maxxx, dll atau juga artis peran deh...Reza rahardian bagaimana dia menjiwai dari peran 1 ke peran yang lainnya, menjaga konsentrasi saat syuting dan menjaga mood tentunya atau inces syahrini agar tetap eksis di dunia jagad hiburan. inces selalu siap dengan konsep-konsep dan mem"branding" dirinya agar selalu "cetar membahana" dan jadi "sesuatu" dan itu ga gampang lho. Jadi kalau waktu yang anda pakai untuk "upaya" sedikit atau sebentar ya hasilnya tidak maksimal atau biasa saja. Karena usaha yang biasa hasilnya juga akan biasa-biasa saja.
Akhirnya, 24 jam itu asal muasal yang akan menjadikan kita itu merugi atau tidak?
#Apakah waktu yang ada/ kita miliki kita gunakan menjadi orang Beriman?
#Apakah Waktu kita gunakan untuk amal sholeh/ beruat baikkah?
#Apakah Waktu kita gunakan untuk menyegerakan perintahNya?
#Apakah kita sabar apabila apa-apa yang kita upayakan belum terjawab/ terkabulkan?
Sebuah catatan #Self Reminder ๐๐
Solo 12 Agustus 2017 @retno_rusnandari
Waktu yang berlalu
Pernah merasakan ketika di kantor atau di rumah tiba-tiba waktu sudah sore, padahal pekerjaan masih belum kelar?
Pernah merasakan kenapa hari ini tidak melakukan hal-hal yang penting bahkan merasa sia-sia yang dilakukan seharian? ayooo tunjuk jari... atau
Pernah merasakan semua jadwal yang direncanakan gagal total dan tidak sesuai planning kamu?
Waktu berputar lebih cepat? sering banget kan??? itu semua pernah aku alami, terkadang ada nyeselnya terkadang malah melakukan pembelaan diri"besok dirampungke/ diselesaikan" .
Padahal kalau mau jujur besok itu harusnya sudah kerjaan yang lainnya lagi. coba sekarang kita mulai kita konversikan" waktu" itu pada hitungan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun dan ternyata begitu di akumulasi ujung-ujungnya sekarang bilang apa" andaikan aku dulu mengerjakan dengan cepat dan tidak membiarkannya begitu saja, pasti pencapaianku tidak seperti sekarang ini. benarkah kita merugi???

Waktu yang kita tunda/ Menunda-nunda
Pernah mempunyai rencana kalau setiap hari harus melakukan aktivitas : membaca/ menyanyi/ menari/ hafalan/ menulis/ ngevlog/ memasak/ meresensi/ dll tapi tiba-tiba atau seringnya justru kamu berdalih ahhhh besok saja lagi...sekarang lagi sibuk ini itu?
Pernah mempunyai keinginan nabung setiap hari sekian rupiah, tapi ternyata sampai sekarang tabungan itu juga ga tambah-tambah malah mungkin berkurang?
Pernah merencanakan umur sekian harus lulus, umur sekian harus nikah, umur sekian harus punya anak lagi? umur sekian jabatan pada posisi tertentu, umur sekian harus resign, umur sekian harus sudah siap pensiun? Waah ternyata tanpa akau sadari hal-hal tersebut semuanya pernah aku alami(yang pensiun blm sih!!...hehe..hehe...). ๐
Ternyata itu juga sebab akibat dari kita menunda-nunda. contoh nih lulus kuliah kelebihan beberapa bulan dari yang sudah kamu targetkan. kalo bulannya 12 bulan itu sudah satu tahun lho sobb? atau punya temen yang pinter atau sebenarnya ga lola lola amat tapi lulusnya ga lulus-lulus. Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi, tetapi pada dasarnya karena kita pernah menundanya dan akhirnya terlena...terlena...melenakan dan terkadang keasyikan karena sudah di zona aman kamu...ahhh gpp ko. Santai kayak di pantai aja lagi...Rejeki mah Allah yang ngatur. eeeits tunggu dulu. Allah itu juga tidak akan mengubahnya kalau diri kita sendiri tidak berusaha mau merubahnya.
Waktu yang diupayakan atau usahakan
Ini hal-hal "sekarang apa yang akan anda upayakan? ketika sudah tau apa yang waktu sudah berlalu begitu saja dari diri kita ataupun apa saja yang telah kita tunda selama ini. Kuncinya adalah kita sama-sama punya 24 jam dalam sehari, kita butuh motivasi, itu teman bisa masa saya tidak bisa. itu teman diberi kekurangan sanggup melakukannya masak kita yang jauh lebih diberi kesempurnaan dari penciptaanNYA tak sanggup mewujudkannya. dll banyaklah motivasi. Usaha/ upaya/ Effort, ini penting banget di sadari. Kita sama-sama punya 24 jam dalam sehari, Padahal dikantor jam kerja nya sama, bahkan masa kerjanya sama atau bahkan lebih lama, sama-sama "workmom" tapi kok pencapaian berbeda. Karena mereka melakukan upaya yang lebih dan berbeda.... ayooo betul ga? di saat kita terlelap, mereka sudah bangun untuk membangun strategi hidupnya( dia mengetik, dia menulis, dia membaca, dia latihan, dia ingat sang Maha Penciptanya di 2/3 malam nya). Pantas kan berbeda, kita ga bisa iri ada kawan yang nulis buku/ laporan dll itu seperti dan secepat air mengalir, tapi untuk ukuran saya ya......ya harus berjuang lebih buat nulisuntuk menjadi 1 kalimat apalagi satu paragraf. Kalau ga percaya tanya saja para profesor-profesor muda dibawah 40 tahun dalam pencapaiannya itu kalau akademisi, kalau publik figure seperti artis deh misal Agnes Mo, berapa jam latihan, konsep panggung, strategi go international, menjaga performanya tetap maxxx, dll atau juga artis peran deh...Reza rahardian bagaimana dia menjiwai dari peran 1 ke peran yang lainnya, menjaga konsentrasi saat syuting dan menjaga mood tentunya atau inces syahrini agar tetap eksis di dunia jagad hiburan. inces selalu siap dengan konsep-konsep dan mem"branding" dirinya agar selalu "cetar membahana" dan jadi "sesuatu" dan itu ga gampang lho. Jadi kalau waktu yang anda pakai untuk "upaya" sedikit atau sebentar ya hasilnya tidak maksimal atau biasa saja. Karena usaha yang biasa hasilnya juga akan biasa-biasa saja.
Akhirnya, 24 jam itu asal muasal yang akan menjadikan kita itu merugi atau tidak?
#Apakah waktu yang ada/ kita miliki kita gunakan menjadi orang Beriman?
#Apakah Waktu kita gunakan untuk amal sholeh/ beruat baikkah?
#Apakah Waktu kita gunakan untuk menyegerakan perintahNya?
#Apakah kita sabar apabila apa-apa yang kita upayakan belum terjawab/ terkabulkan?
Sebuah catatan #Self Reminder ๐๐
Solo 12 Agustus 2017 @retno_rusnandari
Monday, May 29, 2017
Bisnis tak perlu modal besar tapi hrs terkenal (1)
Berbisnis wajib memiliki kreativitas, nah itu pasti dan keharusan. pemilik usaha menamainya rumah Sehat, dengan menu es buah bunuh diri(klenger). Dari namanya sdh dipastikan anda puas. satu mangkok besar berisi buah semangka, melon, Nanas, janggelan nangka, rumput laut, ager2 potong, blewah, buah naga dan apel..lengkap kan? susu nya 1 sachet in**milk. itu kuantitas... nah kualitas rasanya gmn ya? yummmmi cukup dengan 6k alias 6ribu anda akan puass banggettt. Tapi bagi kita yg g sabar menunggu alias menanti so pujaan yg cool ini, saatnya kita blajar sabar...sabar...dan sabar buangett. karena yg antri banyak. meraciknya 10-15an mangkok bersamaan Dan slesai dipotong langsung di taruh dimangkok2. sedangkan kalau yang pesan until dibungkus, begitu pesan kita akan diberi 1 sachet susu sebagai tanda pesanan anda. Cukup unik kan?
Semangkok besar bisa dinikmati 2-3 orang, tetapi kalau mau coba sensasi klenger ya seporsi sendirian. lokasinya ckp buat 20-25 orang kok. tapi Mobil tidak bisa lewat di gang atau jln Cakra I no 3. bagi yg luar kota dan sedang cari batik di kauman, silahkan mampir. atau anda membawa Mobil, silahkan parkir di area nonongan yaitu ada gang ke Timur, depan gang ada Toko batik ker*** yg sdh terkenal dan besar.
Era teknologi memungkinkan sekali untuk membuat bisnis kita itu menjadi terkenal tanpa modal besar. silahkan saja posting di media sosial yang serba gratisss gratiss dan gratiss.
Selamat kuliner Solo, Kauman Solo 21 Mei 2017
Sukses Bisnis “BEJO” (1)
Pemuda Usia 25 tahun ini mengungkapkan kalau keberhasilannya karena bejo...iya bejo…kurang lebihnya artinya beruntung. Lulusan STM/ SMK yang tidak melanjutkan kuliah tetapi meyakini bahwa kuliah dan belajar itu penting. Pemuda tersebut mengulang-mengulang berkali kali karena faktor bejo saja. Bejo itu bisa mengalahkan yang pinter maupun yang rajin. Tetapi berdasarkan ceritanya dibalik bejo tersebut ternyata ada banyak cara, proses dan pelajaran yang harus di lewatinya: penasaran kan???
Agar mendapatkan “bejo” simak dulu ilmu menjadi “bejo” yachhhh:
1. Buat bahagia Ortu, Lulus SMA ngikutin kemauan ortu untuk kuliah dan ikut Test Seleksi PTN, ikuti proses test nya. Ditanya ko sudah keluar dan seneng. Iya gampang-gampang. (dlm hati: jelas aja gampang karena hanya mengerjakan 10 soal dari semua keseluruhan soal). Ortu nya yakin kalau diterima dan akan kuliah.
2. Berani keluar dari Zona nyaman, Jual 2 handphone dan berangkat ke Jakarta sebagai modal Hidupnya merantau.
3. Bertanggung jawab akan konsekuensi pilihannya, ketika sudah memilih keluar rumah dan merantau untuk bekerja maka mau tidak mau harus siap dengan kondisi yang dipilihnya. Yaitu siap hidup dikontrakan, di kost-kostan yang sempit dan bau comberan katanya, sempat makan nasi putih saja selama seminggu demi bertahan hidup.
4. Belajar dari tempat bekerja, Lebih tepatnya dari tempat bekerjanya lah harus bisa belajar, Yaitu bekerja di perusahaan yang memproduksi Rangka baja Ringan/ Galvalum. Dimulai dari bagian produksi belajar bagaimana memproduksi yang menghantarkannya dia tertarik dan berpikir bahwa mesinnya sangat simple, hari demi hari membuat catatan, mengambar, memfoto dan mencari tahu tentang mesin dan bahan utama. Dari ide “ATM” Amati Tiru dan Mencermati (Biasanya Modifikasi kan ya?) belum sampai situ karena baru membayangkan bagaimana bisa terwujud impian dan idenya. Ternyta belajarnya tidak hanya sampai di memepelajari mesin saja. Karena dipindah dari bagian produksi ke bagian marketing maka ilmunya pun bertambah dan berkembang. Setelah menemukan dan sering ketemu pelanggan. Sampailah pada awal kisah merajut mimpi sukses tersebut, sebagai marketing maka sudah seharusnya menawarkan produk dari perusahaan dia bekerja. Ternyata yang dilakukan justru tidak, dia menawarkan produk galvalum dan Mesin pembuat galvalum. Dengan memiliki mesin sendiri maka akan menghasilkan laba 3 kali Lipat. Pelanggan tersebut tertarik dengan presentasinya. Yang akhirnya memutuskan untuk tidak hanya membeli produknya saja tetapi juga mesinnya.
Thursday, May 11, 2017
Persiapan Tertulis (TPA& Bahasa Inggris)S3 Universitas Sebelas Maret(UNS) 2017
Ini berdasarkan pengalaman saya,
saya mengisi dan menguploud berkas lengkap tanggal 25 April 2017, itu hari
terakhir SPMB periode 1 tahun 2017. Akhirnya kartu ujian tercetak tanggal
2504/2017- 14. 08. Tertera ujian wawancara
hari jum’at tanggal 05 Mei 2017 dan test
tertulis hari Sabtu tanggal 06 Mei 2017. Test tertulis terdiri dari Tes Potensi
Akademik/ TPA dan Bahasa Inggris. Dengan jadwal 08.30 – 10.30 TPA dan 11.00-
12.30 Bahasa Inggris. Peserta harus hadir 15 menit sebelum ujian dimulai dan
keterlambatan lebih dari 30 menit tidak diperkenankan mengikuti ujian. Selain itu
tempat ujian harus dicari 1 hari sebelumnya kalau anda belum mengenali lokasi
biar aman dan nyaman di hari ujiannya. Selain itu harus sarapan ya….harus
karena siapa tahu anda akan ujian di
gedung lantai 4 dan tidak ada elevatornya alias lift nya. Pasti butuh energy banget
kan. Dan jangan lupa anda bawa bekal minuman karena dari jam 08.15 sampai
jampai 12.30 tidak ada yang jualan tuh didalam gedung apalagi snack gratis. Hehe……
Kita mulai dari ujian tertulis Tes
Potensi Akademik/ TPA. Untuk TPA yang diakui sertifikat TPA BAPPENAS, kalau
anda belum punya maka ikut tes saja. Soal ujian TPA dikeluarkan oleh UNS BKN DARI BAPENAS itu bias
ditebak atau di reka-reka dari jadwalnya yaitu 8.30- 10.30 atau 2 jam kalau
otobapenas soal 250 dan waktu 3 jam. Sedangkan TPA SPMB UNS ini waktu 2 jam
dengan jumlah soal 90. Sebelum memulai
mengerjakan cek jumlah soal lengkap atau tidak, halaman kompit tidak? Karena ada
perbedaan jumlah soal dan waktu. Pasti penasaran struktur soal seperti apa kan
ya? Struktur soal TPA nya itu dibagi
dalam 3 subtes, yaitu tes kemampuan verbal, tes numerik, dan tes penalaran.
1.
Tes kemampuan verbal yang keluar itu:
a.
Tes padanan hubungan 2
b.
Tes Sinonim
c.
Tes antonim
2.
Tes numerik
a.
Tes aritmatika
b.
Tes seri angka
c.
Test seri huruf
d.
Test logika angka
e.
Test angka dalam cerita
3.
Tes penalaran
a.
Tes logika umum
b.
Tes logika analisa pernyataan dan kesimpulan
c.
Tes logika cerita
d.
Tes logika dengan diagram
Perbedaan TPA
UNS yaitu: (1) saya tidak menemukan soal
tes spatial, deret gambar, rotasi 3 dimensi. (2) 15 soal terakhir bukan tentang
TPA juga tidak ada yang benar dan salah. Akan tetapi menunjukkan siapa diri
anda, motivasi anda, kepribadiannya. (3) setiap bagian sub test tidak ada
pembagian waktu seperti TPA BAPENAS oleh karena itu, anda harus memilih mana
yang bisa anda kerjaan terlebih dahulu alias mudah dan benar sekaligus cepat.
(4) soal 15 terakhir 75-90 wajib anda kerjakan, jangan sampai terlupa atau asal
jawab dikarenakan kehabisan waktu untuk menghitung subtes numerik.
Untuk tes bahasa inggris bisa diakui
dengan Sertifikat TOEFL ITP/TOEFL Internasional, atau yang dikeluarkan oleh
UP2B UNS yang periodenya masih berlaku. Jumlah soal bahasa inggris ada 75
dengan durasi 90 menit. Soal-soalnya terdiri dari dari reading, error identification,
sentence completion dan tidak ada
soal listening. Di soal reading kurang
lebih ada 2 bacaan dengan jumlah soal 10 kita cukup mengisikan pada bagian yang
dikosongi dan berbentuk bagan-bagan. Terus ada juga 2 bacaan dengan jumlah 8
soal mengenai a). pernyataan tersebut benar, b)
pernyataan tersebut salah dan c) pernyataan tersebut tidak ada dalam
bacaan. Nah beda banget kan dengan soal soal TOEFL pada umumnya.
Selamat ujian…..semoga bermanfaat. ๐ช๐๐ท
Saturday, September 17, 2016
Tips dan Trik Presentasi Hibah Penelitian Antar Perguruan Tinggi (PEKERTI)
Bapak
ibu dosen atau peneliti, berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan ketika
anda akan mengikuti presentasi usulan PEKERTI, berikut ini berdasarkan
pengalaman saat mengikuti presentasi pada tanggal 16-17 September 2016 di
Tangerang.
1.
Cetak/ Print out Proposal anda dengan Cover
warna Biru
2.
Susun presentasi sebanyak 5 slide.
Dalam membuat slide presentasi tersebut
harus yang jelas dan simple, font dan font size nya bisa
terbaca dengan baik, pemilihan warna untuk tulisan harus memperhatikan mampu
terbaca dengan jelas apabila ditampilkan lewat screen LCD(bisa jadi di laptop
anda jelas, tetapi di sorot tampilan justru tidak terlihat), selain itu
pemilihan themes, colour dan background pilihlah
yang tidak terlalu mencolok. Sedangkan untuk gambar-gambar pilihlah yang
menarik jangan gunakan versi klasik alias jadul, dari smartArt sudah tersedia dengan banyak pilihan.
Slide presentasi tersebut mencakup:
ร
Judul dan Biodata, Judul dan profil peneliti
pengusul dan mitra anda cantumkan.
ร
Road map penelitian, Road map penelitian ini
berasal dari hasil TPP dan TPM anda cantumkan cukup yang ada keterkaitan dengan
usulan anda, road map tersebut sebaiknya 5 Tahun sebelumnya/ Ts-5, Penelitian
tahun berjalan(TS) dan penelitian yang akan dating atau penelitian yang sedang
anda usulkan.
ร
Metodologi Penelitian, untuk mempersingkat slide
anda bisa mencantumkan bagan alur penelitian.
ร
Luaran Penelitian, Cantumkan dengan jelas dan
terinci semua luaran baik itu tahun pertama maupun untuk tahun ke dua. Contoh:
Jurnal Internasional, maka anda mencari jurnal yang akan anda rencanakan
tersebut bereputasi atau tidak, terindeks scopus atau tidak, nama jurnal dan
lamannya anda cantumkan.
ร
Karakteristik Skim, karena ini adalah skim
Pekerti. Maka anda harus mencantumkan spesifikasi mendasar dari penelitian
anda. Yaitu tujuan penelitian pekerti, pemilihan mitra kenapa harus beliau.
3.
Setelah anda susun anda cetak/ Print Out
4.
Siapkan Presentasi untuk durasi 5-10 menit saja.
5.
Dalam presentasi berikut yang biasanya reviewer
atau pembahas ajukan:
ร
Kegiatan mitra apa dalam penelitian anda?
ร
Alasan memilih mitra kenapa harus beliau?
ร
Road Map yang mendukung penelitian anda?
ร
Bedanya dengan penelitian yang lain apa?(apabila
tema anda sudah banyak yang meneliti)
ร
Luaran anda apa? (disini anda harus bisa
menjelaskan luaran tahun pertama dan kedua dan posisi jurnal tersebut apakah
submit atau accepted)
ร
Apabila ada luaran hak cipta dan paten anda
harus mampu menjelaskan?
ร
Hati-hati dengan pemilihan kalimat dalam
presentasi. Hindari hal hal yang menyombongkan. Karena seorang peneliti harus
rendah hati.
6.
Berusaha, berdoa dan Semoga Sukses
@Swiss-belHotel Airport-Jakarta ”semoga bermanfaat “
@Swiss-belHotel Airport-Jakarta ”semoga bermanfaat “
Subscribe to:
Posts (Atom)
Q&A: Wawancara Kerja
Linknya: https://www.canva.com/design/DAEPOVQunkE/k4pqjYVS5HiLbzxXPB4XLA/view?utm_content=DAEPOVQunkE&utm_campaign=designshare&utm_...
-
Berikut contoh-contoh soal yang ada pada EAP, Soal-soal ini berdasarkan buku EAP terbitan UNS Press 2011. Activity 3: Grammar Practic...
-
Untuk lebih cepat mengerjakan maka sebaiknya perbanyaklah membaca dan mengerjakan contoh soal-soal dengan variasi atau jenis test soal ...
-
Test kemampuan dasar akademik atau TKDA dengan jenis test yang dilakukan yaitu analogy, logical reasoning, analytical r...
